Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat, kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat hanyalah penerima informasi, dan bukan pemberi atau sumber informasi. Mengubah kebiasaan atau cara pendang yang sudah lama kita miliki, merupakan hal sulit. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. Kita menggunakan bahasa, symbol, gambar, informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat untuk menerima hal – hla yang tidak biasa bagi mereka. Sebenarnya, program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat, berdasarkan apa yang mereka butuhkan, dengan cara yang mudah diterima mereka.
MENGHITUNG MUNDUR
03.50 |
MENGHITUNG
MUNDUR
Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat, kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat hanyalah penerima informasi, dan bukan pemberi atau sumber informasi. Mengubah kebiasaan atau cara pendang yang sudah lama kita miliki, merupakan hal sulit. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. Kita menggunakan bahasa, symbol, gambar, informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat untuk menerima hal – hla yang tidak biasa bagi mereka. Sebenarnya, program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat, berdasarkan apa yang mereka butuhkan, dengan cara yang mudah diterima mereka.
Langkah –
langkah
·
Minta peserta untuk berdiri
mambentuk suatu lingkaran. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai
dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta).
·
Pada saat menghitung, minta
peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’,
angka itu tidak disebutkan, melainkan diganti dengan tepuk tangan.
·
Apabila ada peserta yang salah
melaksanakan tugasnya, maka permainan dimulai dari awal.
·
Sesudah 3 – 4 ronde, permainan tahap 1 selesai.
·
Permainan tahap 2 dimulai dengan
cara yang sama seperti di atas, tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur
terus sampai dengan angka 1. Peraturan yang diterapkan juga sama, yaitu setiap
angka “tujuh” atau angka “kelipatan tujuh”, angka itu tidak disebutkan,
melainkan diganti dengan tepuk tangan.
·
Setelah 3-4 ronde, permainan selesai.
·
Minta peserta untuk mendiskusikan
:
a)
Manakah yang lebih baik banyak
terjadi kesalahan, cara 1 atau cara 2 ?
b)
Mengapa demikian ?
c)
Kira-kira, apa hubungannya
permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah –
tengah kehidupan masyarakat kita (apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari
atas dengan yang dari bawah) ?.
Read User's Comments(0)
Kalimat Sulit
03.43 |
KALIMAT
SULIT
Langkah – langkah :
·
Siapkan beberapa kata, dan tulis
setiap kata dalam sebuah kartu.
·
Bagilah peserta menjadi dua tim.
·
Letakkan kartu yang telah ditulisi tersebut di lantai (termasuk
kata – kata yang saling berhubungan).
·
Kedua tim membuat kalimat dengan menggunakan kartu –
kartu tersebut.
·
Seorang anggota tim memulai sebuah kalimat dengan kata
yang pertama, yang lainnya mengikuti secara bergantian hingga kalimatnya
selesai.
·
Satu kata di dalam kalimat bernilai 5 poin bila
kalimatnya benar.
·
Bila kalimatnya salah maka setiap kata yang salah
kehilangan 5 poin. Bila seluruh kalimat mejadi tidak bermakna tim tersebut
kehilangan 50 poin.
·
Bila kalimatnya merupakan kalimat yang belum sempurna
maka tim tersebut kehilangan 25 poin. Setelah setiap kalimat selesai, letakkan
kembali kartu kata – kata untuk digunakan oleh peserta yang lain .
JIKA-MAKA
03.29 |
“Jika – Maka”
Persiapan untuk Permainan Ice Breaker
- Bagikan kertas kosong kepada seluruh peserta
- Bagilah peserta menjadi dua kelompok
- Kelompok pertama, anda beri nama “Kelompok Jika”, kelompok dua anda beri nama “Kelompok Maka”
- Semua “kelompok jika” diminta menulis kata-kata yang berawalan jika
- Semua “kelompok maka” diminta menulis kata-kata yang berawalan maka
- Batasi waktu menulis, 2 – 3 menit
- Minta 1 orang secara suka rela dari “kelompok jika”, dan 1 orang dari “kelompok maka”, masing-masing diminta berdiri dan bersiap-siap membaca dengan lantang
- Anda memberitahu kepada peserta: “Jika saya bilang BACA!, maka seorang yang ditunjuk dari “kelompok jika” membaca tulisannya, kemudian langsung disusul oleh seorang yang ditunjuk dari “kelompok maka”
- Katakan juga, untuk permainan ini ada hadiahnya bagi pasangan yang cocok (Kalimat “jika – maka”nya selaras).
- Jika sudah siap, maka anda bilang “BACA!”
- Ulangi lagi mencari sepasang peserta lainnya sampai selesai atau sampai anda anggap cukup
Ice breaker game ini akan mengundang gelak tawa karena pernyataan “jika – maka” yang dibaca peserta kemungkinan besar tidak nyambung. Misalnya:
Jika saya pilek, Maka Simbok minta naik gaji …Nah, kalau ada yang “jika – maka”nya nyambung, anda perlu memberi hadiah biar acara lebih semarak. Dengan adanya hadiah, maka setiap peserta akan saling menawarkan diri agar diberi kesempatan untuk membaca tulisannya.
Asyik, kan? Selamat mencoba permainan ice breaking ini
NOMOR AJAIB
07.24 |
NOMOR AJAIB
Peserta diminta untuk menuliskan sebuah nomor sebanyak 7 digit. Setelah itu peserta diminta untuk melakukan langkah-langkah yang diinstruksikan oleh fasilitator. Jika langkah tersebut dilakukan dengan tepat maka peserta akan mendapatkan angka atau nomor telepon yang tadi dituliskan. Biasanya peserta akan kagum dan menaruh fokus lebih kepada fasilitator untuk mendengarkan apa yang akan disampaikan selanjutnya.
Durasi permainan ini selama 10 menit. Peralatan yang dibutuhkan adalah
kertas dan alat tulis sejumlah peserta. Jumlah peserta lebih dari 25
orang. Teknis pelaksanaan sebagai berikut:
- Fasilitator meminta peserta untuk mencatat tiga digit pertama dari angka atau nomor yang dituliskannya . contoh: no 1234567 berarti 3 digit pertama adalah 123.
- Kalikan tiga digit tersebut dengan angka 80
- Ditambahkan 1
- Kalikan 250
- Tambahkan dengan 4 digit terakhir dari angka atau nomor yang di tulis pertama kali tadi, yaitu 4567 (dari contoh diatas).
- Tambahkan lagi dengan 4 digit terakhir dari nomor yang ditulis pertama kali.
- Dikurangi dengan 250.
- Dibagi 2.
- Bingoooooo! Anda akan mendapatkan nomor yang ditulis oleh masing-masing peserta
- Supaya lebih menarik permainan ini dapat dimodifikasi sehingga fasilitator dapat membuat perhatian peserta menjadi terpusat.
- Selanjutnya ambil fasilitator berdiskusi dengan peserta mengambil pelarajan dari permainan tersebut.
TEPUK BALIK
07.19 |
TEPUK BALIK
Permainan ini
digunakan untuk melatih konsentrasi peserta dengan cara yang menyenangkan
Langkah langkah :
·
Peragakan kepada peserta bahwa jika Anda bertepuk tangan 1 kali, maka mereka membalas dengan 4 kali tepukan
Jika Anda bertepuk 2 kali, maka dibalas dengan 3 tepuk tangan
Jika Anda bertepuk 3 kali, maka dibalas dengan 2 tepuk tangan
dan Jika Anda bertepuk 4 kali, maka dibalas dengan 1 tepuk tangan
Awali dengan bertepuk sesuai urutan, namun sesekali bertepuk tanganlah secara acak, misalnya 4 kali, kemudian 1 kali, dan seterusnya.
Peserta yang dapat memusatkan perhatiannya, pasti dapat menjawab tepuk tangan Anda dengan baik, namun peserta yang kehilangan konsentrasi, tentunya akan mengalami kebingungan.
Supaya lebih seru, peserta yang salah bertepuk tangan, bisa diberikan punishment
Lakukan diskusi dengan peserta
tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam
kegiatan latihan, termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri.
·
Kemudian disimpulkan.
KISAH ANGKA-ANGKA
07.13 |
KISAH ANGKA ANGKA
Permainan ini
dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan
menghapuskan kekakuan.
Langkah langkah :
·
Mintalah seluruh peserta
berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis).
·
Minta setiap peserta mengingat
nomor urutnya masing-masing dengan baik, jika perlu lakukan pengujian dengan
menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya
untuk menyahut ‘ya’!, atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan
tanyakan ia nomor urut berapa.
·
Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar
mengingat nomor urutnya masing – masing.
·
Setelah yakin, jelaskan bahwa anda akan menyampaikan
suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan
disebut sejumlah angka – angka.
·
Peserta yang disebut angka atau
nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras –
keras kepada seluruh peserta lain. Jika terlambat 3 detik, peserta dikenakan hukuman
ramai – ramai oleh peserta lain.
·
Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan
tersebut ?, jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh.
·
Mulai bercerita, misalnya : saudara – saudara, latihan
inis sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu, tapi
karena beberapa hal, barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan
kemudian dipersiapkan oleh delapan orang panitia … dst. Atau cerita lain yang anda karang sendiri pada saat itu ( yang
penting, dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta
setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ).
·
Lakukan sampai separuh peserta
tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan anda dan peserta
dan sesuai dengan waktu yang tersedia).
·
Lakukan diskusi dengan peserta
tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam
kegiatan latihan, termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri.
·
Kemudian disimpulkan.
SIAPA DIA
07.09 |
SIAPA DIA ?
Petunjuk :
Minta semua
peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran.
·
Minta seorang peserta untuk
memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu
kalimat pendek (tidak boleh lebih dari 6 kata), misal: Nama saya Retno,
fasilitator P2KP. Nama saya Rachman, Kader Komunitas.
·
Mintalah peserta kedua untuk
mengulang kalimat peserta pertama, baru kemudian memperkenalkan dirinya
sendiri, misal : teman saya Retno, fasilitator, saya Mika, guru sekolah.
·
Peserta ketiga harus mengulang
kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri, demikian seterusnya
sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya.
·
Apabila peserta tidak dapat
mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya, maka ia harus
menanyakan langsung pada yang bersangkutan : ‘siapa nama anda?’ atau ‘siapa
nama anda dan apa yang anda katakan tadi ?’
Langganan:
Postingan (Atom)





